Israel dan Hamas Capai Kesepakatan Gencatan Senjata: Fakta Unik yang Mengejutkan

oleh -18 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Terobosan mengejutkan terjadi ketika Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata dan pembebasan sandera di Jalur Gaza, Palestina. Kesepakatan ini, yang berlangsung selama empat hari sejak Rabu (22/11), melibatkan mediasi dari Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat (AS), serta menimbulkan serangkaian fakta menarik yang patut diperhatikan.

1) Sandera Dibebaskan:

banner 336x280

Sebanyak 50 sandera Hamas, termasuk wanita dan anak-anak, akan dibebaskan dalam waktu empat hari. Setiap pembebasan 10 sandera memperpanjang jeda pertempuran di Jalur Gaza selama satu hari. Kesepakatan juga mencakup pembebasan sekitar 150 tahanan Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, dari penjara-penjara Israel.

2) Gencatan Senjata di Darat dan Udara:

Hamas dan Jihad Islam, kelompok militan Palestina lainnya, menyatakan bahwa gencatan senjata melibatkan penghentian total pertempuran di darat dan serangan udara Israel di wilayah Jalur Gaza bagian selatan. Israel setuju untuk menghentikan aksi militer di seluruh wilayah Jalur Gaza, termasuk pergerakan kendaraan militer.

3) Bantuan Diizinkan Masuk:

Kesepakatan memperbolehkan masuknya sejumlah bantuan ke Gaza, termasuk ratusan truk bantuan kemanusiaan, pasokan medis, dan bahan bakar.

4) Operasional Drone Dibatasi:

Operasional drone di wilayah Gaza utara dan selatan dibatasi. Drone di Gaza selatan akan berhenti selama empat hari, sementara di Gaza utara akan berhenti selama enam jam per hari antara pukul 10.00 hingga 16.00 waktu setempat.

5) Ucapan Terima Kasih dari Biden:

Presiden AS, Joe Biden, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mesir dan Qatar sebagai mediator utama. Biden mengapresiasi Israel yang menyetujui jeda pertempuran untuk memungkinkan penyaluran bantuan kemanusiaan.

6) Warga AS Dibebaskan:

Tiga warga AS, termasuk seorang bocah perempuan berusia 3 tahun bernama Abigail Mor Idan, akan dibebaskan oleh Hamas secara bertahap.

7) Respons Mahmoud Abbas:

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera. Abbas mengapresiasi peran Qatar dan Mesir sebagai mediator, sambil mengulangi seruannya untuk penghentian agresi Israel terhadap rakyat Palestina.

Kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk mengatasi ketegangan di Jalur Gaza dan mendapatkan dukungan internasional, terutama dari AS, dalam menegakkan perdamaian di kawasan tersebut. Dalam situasi yang penuh ketegangan ini, dunia menanti apakah gencatan senjata empat hari ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi kedua belah pihak.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.