Meningkatnya Konsumsi Menjelang Nataru, Waspadai Pinjol Ilegal!

oleh -4 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta, 6 Desember 2023 – Antisipasi dan kewaspadaan kembali dibutuhkan menjelang Natal dan Tahun Baru, di mana konsumsi masyarakat cenderung meningkat. Seiring dengan tradisi perayaan, pengeluaran untuk tiket mudik hingga baju baru menjadi pemicu peningkatan konsumsi. Namun, perhatian khusus harus diberikan pada transaksi pinjaman online (pinjol), terutama yang berasal dari platform ilegal.

Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah, menyampaikan peringatan ini dalam Forum Jurnalis Jagoan GoPay Tabungan Syariah by Jago di Menara BTPN, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/12). Piter menyoroti potensi peningkatan kasus pinjol ilegal selama Nataru.

banner 336x280

“Pada saat Nataru, kemungkinan kasus pinjol ilegal meningkat. Meskipun tidak sebesar Lebaran, transaksi masyarakat akan meningkat, termasuk untuk tiket mudik dan baju baru,” ujar Piter.

Dalam situasi ini, Piter menekankan pentingnya kewaspadaan agar masyarakat tidak terjebak dalam pinjol ilegal yang mungkin memanfaatkan momen kenaikan transaksi ini. “Masyarakat perlu berhati-hati, walaupun butuh pinjaman, tapi hati-hati jangan sampai terjerumus ke pinjol ilegal,” tambahnya.

Catatan detikcom sebelumnya mencatat peningkatan pengguna pinjol di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa outstanding pembiayaan fintech peer to peer (P2P) lending alias pinjaman online mencapai Rp 58,05 triliun per Oktober 2023, tumbuh 17,66% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan OJK, Agusman, mengingatkan bahwa penggunaan pinjol ilegal sangat berisiko dan dapat mengakibatkan penyalahgunaan dana, pengembalian pinjaman yang tidak sesuai, praktik shadow banking, dan bahkan ponzi scheme.

OJK telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan total 1.641 entitas keuangan ilegal, termasuk 1.623 pinjol ilegal, sepanjang 1 Januari hingga 11 November 2023. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyaswari, mengumumkan hal ini dalam konferensi Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK November 2023.

Dengan meningkatnya aktivitas konsumsi menjelang Nataru, kewaspadaan dan pemilihan pinjol yang terdaftar di OJK menjadi kunci utama untuk menjaga keamanan finansial masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.