Kabupaten Blitar Tanggulangi Lonjakan Kasus Malaria, 14 Warga Terinfeksi dari Luar Wilayah

oleh -4 Dilihat
oleh
banner 468x60

Blitar – Lonjakan kasus malaria mencuat di Kabupaten Blitar sepanjang tahun 2023, dengan 14 warga setempat terjangkit penyakit tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat Kabupaten Blitar sebelumnya dinyatakan bebas malaria dan memiliki sertifikat eliminasi malaria.

Anggit Ditya Putranto, Kepala Bidang Pencegahan & Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, mengungkapkan bahwa seluruh kasus tersebut adalah impor dari luar wilayah yang masih endemis malaria. Keempat belas pasien malaria ini memiliki riwayat bekerja di daerah-daerah yang masih rentan terhadap penyakit tersebut, seperti Kalimantan dan Papua.

banner 336x280

“Kabupaten Blitar merupakan daerah bebas malaria & mendapat sertifikat eliminasi malaria, sehingga 14 temuan kasus ini semua merupakan kasus impor,” kata Anggit.

Para penderita malaria ini, setelah bekerja di daerah endemis, memutuskan untuk pulang ke Blitar. Dinkes Kabupaten Blitar telah memberikan penanganan medis kepada mereka melalui rumah sakit setempat.

Malaria, yang disebabkan oleh parasit Plasmodium, ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi parasit tersebut. Dalam kasus ini, pekerja yang bekerja di wilayah endemis Kalimantan dan Papua diketahui terinfeksi dan membawa penyakit tersebut ke Kabupaten Blitar.

Anggit menegaskan bahwa seluruh pasien malaria telah mendapatkan penanganan medis untuk gejala yang mereka alami. “Semua sudah mendapatkan penanganan medis, kasus malaria import ini jauh lebih banyak dari tahun lalu,” tambahnya.

Dinkes Kabupaten Blitar meminta agar warga yang bekerja di wilayah endemis malaria untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit tersebut. Kasus malaria tahun 2023 ini mencatat peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan jumlah kasus mencapai 14, sedangkan pada 2022 hanya 10 kasus yang tercatat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.