Uskup Agung Jakarta Mengajak Umat Katolik Jadi Pengawas Pemimpin Terpilih 2024

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, mengeluarkan imbauan yang mengundang perhatian kepada umat Katolik. Dalam seruannya, Kardinal Suharyo meminta agar umat Katolik aktif mengawasi pemimpin yang akan terpilih pada tahun 2024. Hal ini disampaikannya dalam sebuah konferensi pers di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, pada Senin (25/12/2023).

Suharyo mengungkapkan keprihatinannya terkait banyaknya pejabat negara yang terlibat dalam kasus korupsi. “Kita baca setiap hari menteri ditangkap, anggota Dewan ditangkap, saya sedih sekali membaca di suatu harian terkemuka yang memelesetkan kata Trias Politica itu jadi Trias Koruptica,” ujarnya dengan nada sedih.

banner 336x280

Uskup Agung Jakarta tersebut menyampaikan bahwa negara memiliki peran vital dalam mencerdaskan bangsa, namun ia merasa khawatir dengan arah penggunaan uang pajak masyarakat yang tidak jelas. “Lelucon, tapi lelucon yang menusuk hati, itulah realitas kita,” katanya dengan nada serius.

Menurutnya, bangsa Indonesia belum sepenuhnya terlindungi sesuai dengan amanat UUD 1945, karena masih terdapat banyak tindak pidana, seperti perdagangan orang dan korupsi. “Rakyat kita sudah terlindungi belum? Banyak tindak pidana perdagangan orang. Yang kedua mewujudkan kesejahteraan umum udah tercapai belum? Kita menuju kesejahteraan umum atau kelompok? Harus diawasi,” paparnya.

Suharyo menegaskan bahwa para umat memiliki kewajiban untuk mengawasi pemimpin terpilih agar pemerintahan berjalan sesuai dengan harapan bangsa. “Maka pemerintah atau siapapun yang terpilih warga negara wajib ikut mengawasi pemerintah supaya sejalan dengan cita-cita negara kita,” tambahnya.

Imbauan dari Uskup Agung ini memberikan dorongan bagi umat Katolik untuk turut serta dalam pengawasan terhadap tindakan pemimpin yang akan terpilih, menjadikannya suatu panggilan moral untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.