Provokasi Militer Korut Picu Kecaman Korsel, Pulau Perbatasan Diterjang Lebih dari 200 Peluru Artileri

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Seoul, 5 Januari 2024 – Ketegangan antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) kembali meruncing setelah militer Korut melakukan aksi provokatif dengan menembakkan lebih dari 200 peluru artileri ke dua pulau perbatasan pada Jumat pagi. Pemerintah Korsel memberikan reaksi keras dan menuntut agar tindakan tersebut segera dihentikan.

Menurut laporan pejabat Kementerian Pertahanan Korsel yang tidak ingin disebutkan namanya, lebih dari 200 tembakan artileri dilepaskan oleh militer Korut ke dekat dua pulau di sisi perbatasan Korsel. Kementerian Pertahanan Korsel menyebut aksi ini sebagai “provokatif” dan mengancam perdamaian di Semenanjung Korea.

banner 336x280

Kementerian Pertahanan Korsel dalam pernyataannya menegaskan, “Ini merupakan aksi provokatif yang mengancam perdamaian di Semenanjung Korea,” sambil mendesak Korut untuk segera menghentikan tindakan tersebut. Pemerintah Korsel juga memperingatkan bahwa mereka akan mengambil “langkah-langkah yang tepat” sebagai respons atas provokasi Pyongyang.

Sebelumnya, pejabat Kementerian Pertahanan Korsel melaporkan bahwa militer Korut menembakkan lebih dari 200 peluru artileri ke wilayah Jangsan-got di bagian utara Pulau Baengnyeong dan ke wilayah utara Pulau Yeonpyeong, kedua pulau tersebut terletak di dekat perbatasan Korut.

Evakuasi warga sipil telah diperintahkan, dengan penduduk Pulau Yeonpyeong diminta untuk mengungsi sebagai tindakan pencegahan. Pulau Baengnyeong juga mendapatkan instruksi serupa untuk memastikan keselamatan penduduknya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Korut terkait aksi penembakan tersebut. Ketegangan di Semenanjung Korea kembali meningkat, dan masyarakat internasional memantau perkembangan situasi yang dapat berdampak pada stabilitas regional.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.