,

Lautan Pasir Bromo Ternyata Tak Terkena Banjir Meski Viral di Medsos, Taman Nasional Bantah Isu

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Pasuruan – Sebuah video viral di media sosial menggambarkan Lautan Pasir Bromo yang terlihat seolah-olah tenggelam dalam banjir setelah diguyur hujan lebat. Namun, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyangkal klaim tersebut.

Kejadian hujan deras yang melanda kawasan Gunung Bromo memicu air mengalir di lautan pasir. Namun, Kepala Bagian Tata Usaha BB TNBTS, Septi Eka Wardhani, menegaskan bahwa apa yang terlihat bukanlah banjir, melainkan aliran air cepat yang timbul akibat hujan deras.

banner 336x280

“Dapat dipastikan bukan banjir, melainkan aliran air karena curah hujan yang tinggi. Air ini akan meresap ke dalam tanah di sekitar Mendongan,” jelas Septi.

Video yang menyebar di media sosial menunjukkan sejumlah orang yang diduga warga lokal tengah membantu pemotor yang terseret banjir di kawasan Lautan Pasir Bromo. Ketinggian air mencapai batas betis orang dewasa.

Peristiwa banjir tersebut terjadi di Lautan Pasir Bromo, khususnya di Bukit Dingklik, Desa Wonokitri, Tosari, Pasuruan. Banjir ini dipicu oleh hujan deras yang terjadi sejak pukul 11.00 WIB.

Widian Dharma Singgih, seorang tokoh masyarakat Tengger, Tosari, menjelaskan bahwa air dari Gunung Widodaren mengalir ke lautan pasir melalui jalur tertentu sebelum menuju Penanjakan dari arah lautan pasir saat hujan lebat.

Singgih, seraya sependapat dengan penjelasan dari Septi, menyatakan bahwa lokasi banjir tersebut merupakan jalur aliran air yang biasa dilalui saat hujan deras.

“Namun, hal ini tidak berlangsung lama. Hujan reda, dan dalam beberapa saat, air pun surut,” tambahnya.

Singgih juga menegaskan bahwa beberapa pemotor yang nekat menerjang banjir sempat terjebak. Meskipun demikian, sebagian besar pemotor lainnya bersedia menunggu hingga air surut sebelum melanjutkan perjalanan.

Singgih mengungkap bahwa sebagian warga pulang dari ladang, sementara yang lain adalah warga Brang Wetan dan Brang Kulon yang rutin melintas di area tersebut setiap hari.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.