Capres-cawapres Gelar Adu Gagasan Anti Korupsi di KPK

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Dalam persaingan sengit di kancah pemilihan presiden dan wakil presiden, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan keunikan pada Selasa malam (17/1/2024) dengan menggelar adu gagasan anti korupsi dalam program yang diberi nama Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Berintegritas, atau disingkat Paku Integritas.

Mengawali acara, Ketua KPK Nawawi Pomolango memberikan paparan yang menggugah pikiran. Ia menyatakan bahwa KPK mendorong calon presiden dan calon wakil presiden untuk tunduk pada mekanisme Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Pomolango menegaskan bahwa acara tersebut bukan semata-mata sebagai ajang panjat sosial, melainkan bagian dari upaya pendidikan antikorupsi kepada masyarakat.

banner 336x280

KPK telah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu terkait kegiatan yang melibatkan para calon. Nawawi Pomolango, Ketua Sementara KPK, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan restu dari KPU.

“Kami sudah mendapat lampu hijau bahwa itu bisa dilaksanakan,” ungkap Nawawi dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/1).

Acara tersebut tidak hanya sekadar menyuarakan dukungan para pasangan calon terhadap pemberantasan korupsi. KPK juga berusaha mendorong ketiga pasangan calon untuk menandatangani pakta integritas yang telah disusun oleh lembaga antikorupsi tersebut.

Boyamin Saiman, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), menilai bahwa acara ini sangat penting dilaksanakan. Ia menyoroti dua hal yang seharusnya menjadi fokus dalam Paku Integritas ini. Saiman berharap bahwa para pasangan calon sudah menunjukkan tindakan konkret dalam memberantas korupsi sebelum menandatangani pakta integritas dari KPK.

“Tanpa diminta KPK mereka (para paslon) harus sudah membawa pakta integritas yang berisi dua hal yaitu mencabut Revisi UU KPK dengan Perpu dan perampasan aset dengan Perpu juga,” ujar Saiman dalam detik Pagi (17/1).

Masing-masing pasangan calon juga telah mengusung program andalan untuk memberantas korupsi di Indonesia. Anies Baswedan, calon presiden nomor urut 1, berfokus pada penguatan UU Perampasan Aset dengan alasan bahwa hukuman yang paling ditakuti koruptor adalah kemiskinan.

“Mau kembalikan (mereka) pakai apa coba? Nggak bisa. Itu kenapa saya bilang kita dimiskinkan. Karena ada ruang untuk itu,” ujar Anies.

Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, berkomitmen memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya dan memperingatkan para koruptor untuk berhati-hati.

“Kita bertekad memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya. Memberantas korupsi sampai akar-akarnya,” tegas Prabowo.

Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, memiliki strategi unik dengan menjebloskan para koruptor ke Nusakambangan. Menurut Ganjar, tindakan tegas seperti ini diperlukan untuk memberikan efek jera.

“Penguatan KPK, bikin KPK lebih independen dan kita bawa pejabat yang koruptor ke Nusakambangan,” ujar Ganjar.

Ketiga program ini diadu dalam acara yang digelar KPK pada malam tersebut. Seberapa seru acaranya? Apakah sepanas debat yang diadakan KPU? Simak ulasan selengkapnya dalam program detik Pagi edisi Rabu (18/1/2024) yang akan mengundang Mantan Ketua KPK Abraham Samad.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.