Gibran Rakabuming Raka Didesak Mundur oleh PDIP Solo: Demokrat Sebut Langkah Ini Tendensius

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Kontroversi mewarnai dunia politik Solo setelah Fraksi PDIP DPRD Solo mengusulkan agar Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo. Alasannya, Gibran dinilai terlalu sibuk berkampanye. Menanggapi hal ini, Partai Demokrat menyebut usulan tersebut sebagai tindakan tendensius.

Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pernyataan Fraksi PDIP tersebut. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak didasarkan pada data dan fakta yang jelas. Herzaky menegaskan bahwa Gibran telah memenuhi komitmennya untuk bekerja maksimal sebagai Wali Kota Solo.

banner 336x280

“Kami sangat menyayangkan sebenarnya statement ini. Kalau misalnya dalam konteks beliau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat, tentu kami mengapresiasi. Tetapi kami melihatnya ini pernyataan yang sangat tendensius sebenarnya dan tidak berdasarkan data dan fakta,” ujar Herzaky Mahendra Putra.

Herzaky melanjutkan, prestasi dan apresiasi yang telah diraih Kota Solo di bawah kepemimpinan Gibran menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi sang Wali Kota. Meskipun terlibat dalam kampanye sebagai cawapres, Gibran tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Kalau kita lihat saat berkampanye pun kita tahu ketika beliau sebagai cawapres lebih banyak waktu yang dihabiskan beliau melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai wali kota setiap minggunya, dibandingkan hari yang beliau gunakan untuk cuti melakukan kampanye,” tambah Herzaky.

Sementara itu, Jubir TKN Prabowo-Gibran berharap agar pihak lawan fokus mempresentasikan visi-misi dan program kerja, tanpa melakukan aksi-aksi serangan tak jelas ke Prabowo-Gibran. Menurutnya, upaya menutupi kekalahan dengan mencari sensasi hanya mengganggu proses demokrasi.

Sayangnya, upaya menutupi kekalahan di kontes nasional disesalkan karena terkesan bukan untuk melaksanakan tugas sebagai anggota dewan, melainkan mencari sensasi yang mengganggu. Hal ini mungkin disebabkan ketidakpuasan terhadap popularitas Pak Prabowo dan Mas Gibran yang tinggi di masyarakat.

Sebagai catatan, Fraksi PDIP DPRD Solo sebelumnya menyarankan agar Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatan wali kota. Ketua Fraksi PDIP Solo, YF Sukasno, berpendapat bahwa aktivitas pemerintahan terganggu akibat seringnya Gibran cuti berkampanye. Meskipun aturan tidak mewajibkan pejabat daerah yang mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden untuk mundur, Fraksi PDIP Solo menganggap langkah tersebut lebih efektif untuk kelancaran pemerintahan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.