Tom Lembong Soroti Hilirisasi Ugal-ugalan Sebagai “Senjata Makan Tuan”

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Muhaimin Iskandar, yang juga dikenal sebagai Cak Imin, Calon Wakil Presiden Nomor Urut 1, secara tegas mengkritik program hilirisasi yang dianggapnya terlalu ugal-ugalan. Meskipun hilirisasi merupakan salah satu kebijakan andalan Pemerintahan Jokowi, Cak Imin menyatakan keprihatinannya terhadap dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.

Tom Lembong, co-captain Timnas AMIN, dengan tegas menyatakan setuju dengan pandangan Cak Imin terkait hilirisasi. Menurut Lembong, kebijakan terkait hilirisasi dapat membahayakan Indonesia sendiri.

banner 336x280

“Pak Muhaimin benar sekali, kita seolah menjadi korban dari kebijakan yang kita buat sendiri,” ungkap Tom Lembong seperti dilansir oleh CNBC Indonesia Your Money Your Vote pada Senin (22/1/2024).

Thomas Trikasih Lembong, pria yang akrab disapa Tom Lembong, menjelaskan bahwa pandangan yang diungkapkan oleh Cak Imin tidak bermaksud menolak hilirisasi secara keseluruhan. Tom Lembong menekankan bahwa hilirisasi sebenarnya termasuk dalam program visi-misi Anies dan Cak Imin.

“Kita sama sekali tidak menentang konsep hilirisasi, sebab itu termasuk dalam visi-misi Anies-Muhaimin. Namun, yang kita tolak adalah hilirisasi yang disebut oleh Pak Muhaimin sebagai ugal-ugalan, yang pada akhirnya berujung pada kekonyolan,” jelasnya.

Menurut Tom Lembong, jika pelaksanaan hilirisasi dilakukan secara berlebihan atau ugal-ugalan, hal itu dapat merugikan Indonesia, khususnya dalam hal penurunan harga nikel. Dalam pandangannya, hilirisasi dapat menjadi “senjata makan tuan.”

“Ketika hilirisasi dilakukan tanpa batas atau dengan semangat ugal-ugalan, dapat merugikan kita sendiri. Upaya gencar dalam mengembangkan smelter nikel dan membanjiri pasar dunia dengan pasokan nikel hingga harga anjlok, dapat berbalik merugikan kita sendiri,” tegas Tom Lembong.

Pernyataan tajam dari Tom Lembong ini menyoroti kompleksitas dalam merumuskan kebijakan hilirisasi, yang harus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap ekonomi Indonesia. Semakin meningkatnya perhatian terhadap isu ini menunjukkan perlunya dialog terbuka dan kritis untuk mencapai kesepahaman yang optimal dalam upaya hilirisasi di tanah air.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.