“Elon Musk Umumkan Revolusi Baterai Tesla dengan LFP: Tanpa Nikel, Lebih Aman dan Ekonomis!”

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Teknologi baterai lithium ferro-phosphate (LiFePO4) atau LFP menjadi sorotan hangat dalam debat cawapres semalam. Gibran Rakabuming Raka, calon wakil presiden (cawapres) 02, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kelompok tim sukses pasangan calon 01, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yang dinilai tidak mendukung penggunaan nikel sebagai kekayaan alam Indonesia.

Baterai LFP telah menjadi perbincangan karena tidak memerlukan nikel dari Indonesia, yang, menurut Gibran, memiliki cadangan nikel terbesar di dunia. Nickel merupakan material utama pada baterai lithium-ion jenis nikel kobalt mangan (nickel cobalt manganese/NCM) yang banyak digunakan pada mobil listrik di seluruh dunia.

banner 336x280

Gibran menyindir, “Ini agak aneh ya, yang sering ngomongin LFP timsesnya, tapi cawapresnya nggak paham LFP itu apa. Kan aneh. Sering bicara LFP, LFP, lithium ferro-phosphate, Tesla nggak pakai nikel, ini kan kebohongan publik mohon maaf. Tesla itu pakai nikel, Pak.” Gibran juga menyoroti bahwa fokus pada LFP dapat dianggap sebagai mempromosikan produk China.

Namun, realitasnya adalah Tesla, perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat, telah beralih ke baterai jenis LFP. Beberapa model seperti Tesla Model 3 dan Tesla Model Y sudah menggunakan baterai LFP.

Dalam keterangan resmi, Elon Musk, CEO Tesla, mengungkapkan bahwa sebagian besar proyek elektrifikasi perusahaan menggunakan baterai berbasis besi atau LFP. Dalam Master Plan Bagian 3, Tesla menyatakan rencananya untuk menggunakan baterai LFP pada truk listrik berat jarak pendek yang disebut Semi Light.

Tesla juga mengonfirmasi penggunaan baterai LFP dengan kapasitas 53 kWh pada kendaraan listrik kecil dan pada Model 3 serta Model Y. Meskipun baterai LFP memiliki ukuran dan berat yang lebih besar serta energi yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan sel berbasis nikel, keuntungan yang diakui termasuk risiko kebakaran yang lebih kecil, umur pakai yang lebih panjang, dan harga yang lebih terjangkau.

Pergeseran ini dianggap sesuai dengan kondisi pasar mobil listrik yang masih dianggap mahal di banyak negara. Komponen baterai dianggap sebagai salah satu faktor utama dalam menentukan harga mobil listrik. Meskipun daya jangkau lebih pendek, kehadiran stasiun pengisian daya kendaraan listrik yang semakin meluas di banyak negara dianggap dapat mengatasi kendala tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.