UNESCO Mendorong Pendidikan sebagai Senjata Ampuh Lawan Ujaran Kebencian

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Blitar – Memperingati Hari Pendidikan Internasional pada 24 Januari 2024, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memberikan dorongan kuat kepada dunia pendidikan dan para guru untuk bersatu melawan meningkatnya ujaran kebencian, khususnya di platform media sosial.

Dalam menghadapi fenomena ujaran kebencian yang semakin meresahkan, Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, menegaskan bahwa tantangan ini semakin mengkhawatirkan dan bahkan telah menjadi semacam ‘normal’ di era perkembangan media sosial. Azoulay menyoroti urgensi upaya kolektif untuk menanggulangi dampak negatifnya.

banner 336x280

UNESCO secara tegas mendesak negara-negara anggotanya untuk menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama dalam membangun masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan damai. Audrey Azoulay menekankan perlunya mengintegrasikan pendidikan sebagai sarana untuk membentuk individu yang menghargai keragaman, serta mampu berdialog secara konstruktif.

UNESCO berkomitmen bekerja sama dengan negara-negara anggota untuk mengembangkan kurikulum yang mendukung pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kerjasama dalam menyikapi peringatan Hari Pendidikan Internasional. Dengan demikian, kita mengharapkan pendidikan dapat menjadi tidak hanya sarana akademis, tetapi juga sebagai benteng pertahanan terhadap propagasi ujaran kebencian.

Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay, menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dalam membantu masyarakat menyaring informasi, memahami perspektif yang berbeda, dan membangun fondasi dialog yang sehat. Dalam upaya mencegah dan mengurangi ketegangan sosial yang sering dipicu oleh ujaran kebencian, langkah ini dianggap sebagai tindakan proaktif.

Dengan peran media sosial yang meningkat, UNESCO menekankan pentingnya melibatkan guru, memberikan edukasi holistik, dan mengajarkan keterampilan literasi digital agar generasi yang kritis dan cerdas dapat bersikap bijaksana terhadap informasi di dunia digital.

UNESCO berupaya menciptakan lingkungan pendidikan positif, di mana nilai-nilai toleransi, dialog, dan saling penghargaan dapat berkembang. Tujuannya adalah menjadikan pendidikan sebagai pembentuk karakter dan penangkal kuat terhadap penyebaran ujaran kebencian di masyarakat global yang semakin terhubung.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.