“Mobil Listrik China Mendominasi Pasar Otomotif Indonesia, BYD Resmi Bergabung dengan Tiga Model Terbarunya”

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

JAKARTA – Persaingan di pasar otomotif Indonesia semakin menarik perhatian dengan kehadiran merek-merek mobil listrik asal China yang terus membanjiri pasar. Build Your Dreams (BYD) baru-baru ini melangkah resmi ke Tanah Air dengan memperkenalkan tiga model mobil listrik unggulannya: Seal, Atto3, dan Dolphin. Hingga saat ini, harga ketiga model tersebut belum diumumkan secara resmi oleh BYD.

Menanggapi tren ini, Ketua Gabungan Industri Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, menyatakan bahwa Gaikindo menyambut baik setiap merek baru yang memasuki pasar otomotif nasional. Ia juga menegaskan bahwa merek-merek asal China mampu bersaing secara kompetitif di pasar mobil listrik Indonesia.

banner 336x280

“Persaingan pasar mobil listrik makin ketat, tapi ini bagus untuk konsumen karena mereka makin banyak pilihan,” ujar Sugiarto pada Minggu (28/1).

Sebelum kehadiran BYD, sejumlah merek mobil listrik China telah lebih dulu meramaikan pasar dalam negeri, seperti Wuling Motors, DFSK, Seres, Chery, dan Neta.

Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors, mengungkapkan bahwa model Wuling Air EV menjadi andalan mereka dalam meningkatkan penjualan. Hingga akhir 2023, kontribusi Air EV terhadap total penjualan Wuling mencapai 33%. Wuling berencana memperkuat posisinya di pasar mobil listrik Indonesia pada tahun 2024 dengan meluncurkan model terbaru, BinguoEV, yang telah mencatatkan lebih dari 3.300 unit Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) hingga awal Januari 2024.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi melalui produk berkualitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mengembangkan ekosistem mobil listrik bersama banyak pihak,” tambah Dian.

Sementara itu, Chery Sales Indonesia turut meramaikan pasar dengan memperkenalkan Chery Omoda 5 EV. Hingga akhir 2023, model ini telah mencatatkan 400 SPK. Chery Omoda 5 EV direncanakan akan diproduksi langsung di pabrik PT Handal Indonesia Motor di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat mulai awal 2024, dengan kapasitas produksi mencapai 600 unit per bulan.

Qu Jizong, Executive Vice President Chery Sales Indonesia, menyatakan keyakinan bahwa Omoda 5 EV dapat bersaing kompetitif di pasar otomotif nasional. Chery juga sedang berusaha meningkatkan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) hingga 40%, memenuhi syarat untuk mengikuti program insentif PPN 10% dari pemerintah.

Pengamat Otomotif, Bebin Djuana, menilai bahwa merek-merek mobil listrik China telah mendapat pengakuan global dalam inovasi teknologi, fitur, dan desain. Ia juga menyoroti kemampuan produsen asal China dalam menekan biaya produksi secara efisien, membuat harga mobil listriknya relatif lebih terjangkau di pasar.

“Yang dibutuhkan mobil listrik China sekarang adalah pembuktian daya tahan dan keandalannya,” ungkap Djuana pada Minggu (28/1).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.