Serangan Drone di Yordania: Trump Tuding Biden Sebagai Biang Kerok, Panggilan Kembali pada Kekuatan Militer AS

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jakarta – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan respons tajam terhadap serangan drone yang menewaskan tiga anggota militer AS dan melukai puluhan lainnya di Yordania pada Minggu (28/1/2024). Dalam pernyataannya, Trump menyampaikan “simpati yang mendalam” kepada keluarga korban sambil menyalahkan Presiden Joe Biden sebagai “biang kerok” dari peristiwa tragis tersebut.

Dalam serangkaian unggahan di platform media sosial Truth Social, Trump mengecam serangan tersebut sebagai hasil dari kelemahan dan penyerahan diri Biden. “Serangan kurang ajar ini merupakan konsekuensi mengerikan dan tragis dari kelemahan dan penyerahan diri Joe Biden,” tulis Trump seperti dilaporkan oleh Newsweek. Ia juga menekankan bahwa serangan tersebut “tidak akan pernah terjadi” jika dirinya masih menjabat sebagai Presiden.

banner 336x280

Pentagon telah mengonfirmasi bahwa tiga anggota militer AS tewas dan lebih dari 30 lainnya terluka akibat serangan pesawat tak berawak di Yordania, negara yang menjadi sekutu dekat AS di Timur Tengah. Biden, di sisi lain, menyalahkan kelompok militan yang didukung oleh Iran sebagai pelaku serangan, dengan informasi menyebutkan bahwa serangan itu diluncurkan dari Suriah, di dekat perbatasan Yordania-Suriah.

Dalam tanggapannya di sebuah gereja di Carolina Selatan, Biden menyatakan, “Kami mengalami hari yang berat tadi malam di Timur Tengah. Kami kehilangan tiga jiwa pemberani dalam serangan di salah satu pangkalan kami,” sambil menegaskan bahwa pemerintah AS akan menanggapi serangan tersebut.

Sementara itu, situasi di Timur Tengah semakin tegang bagi pasukan AS yang sudah ditempatkan di sana sejak 7 Oktober 2023. Konflik dimulai setelah serangan Hamas yang memakan korban sekitar 1.200 warga Israel dan 250 orang sandera. Respons Israel termasuk pemutusan pasokan penting dan listrik ke Gaza, serta deklarasi perang melawan Hamas.

Dalam beberapa bulan perang, lebih dari 26.000 warga Palestina tewas, ribuan lainnya hilang atau terluka parah, dan diperkirakan 80 persen dari 2 juta orang yang tinggal di Gaza mengungsi. Situasi ini semakin menunjukkan eskalasi konflik di wilayah tersebut, menciptakan tantangan baru bagi kebijakan luar negeri AS di Timur Tengah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.