,

Badan Bantuan PBB Dituduh Terinfiltrasi oleh Hamas Menurut Netanyahu

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Yerusalem – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengecam Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), menyebutnya telah terinfiltrasi sepenuhnya oleh kelompok militan Hamas. Tuduhan ini disampaikan dalam pertemuan dengan duta besar PBB di Yerusalem pada Kamis (1/2/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Netanyahu menegaskan bahwa Hamas sepenuhnya menyusupi UNRWA. Klaim Israel tentang keterlibatan 12 staf UNRWA dalam serangan Hamas pada 7 Oktober lalu menjadi kontroversial.

banner 336x280

Netanyahu mendesak untuk melakukan langkah konkret, menyatakan, “Kita perlu meminta badan-badan PBB lain dan lembaga bantuan lain untuk menggantikan UNRWA.”

Tuduhan ini memicu kekhawatiran di tingkat internasional, dan UNRWA sendiri menyatakan pentingnya melakukan penyelidikan independen terhadap klaim tersebut. UNRWA menekankan pentingnya penyelidikan independen terhadap tuduhan Israel terlibatnya 12 pegawainya dalam serangan pada 7 Oktober.

Dampak dari tuduhan tersebut juga terasa dalam penangguhan pendanaan oleh beberapa negara donor kunci, termasuk Inggris, Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat. Negara-negara ini mengumumkan penangguhan bantuan mereka kepada UNRWA sebagai respons terhadap kontroversi ini.

Netanyahu terus menegaskan posisinya, mengatakan, “UNRWA telah melayani Hamas, di sekolah-sekolahnya, dan banyak hal lainnya.” Meskipun mengakui kebutuhan bantuan di Gaza, ia menilai UNRWA tidak sesuai sebagai lembaga yang obyektif dan konstruktif.

Komentar kontroversial ini menambah kompleksitas situasi di kawasan tersebut dan menimbulkan pertanyaan serius tentang peran UNRWA dalam konflik berkelanjutan antara Israel dan Palestina.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.