Demam Berdarah di HST Terus Meningkat, Tiga Korban Jiwa Gugur

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Barabai – Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, kembali dihadapkan pada peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Direktur Rumah Sakit Haji Damanhuri (RSHD) Barabai, dr. Nanda Sujud Andi Yudha Utama, mengonfirmasi bahwa dalam kurun waktu Januari hingga Februari, tercatat 212 pasien DBD yang dirawat, dengan tiga di antaranya meninggal dunia.

Menurut dr. Nanda, jumlah pasien yang dirawat selama Januari mencapai 206 orang, dan bertambah enam orang pada bulan Februari. “Dari total 212 pasien, tiga di antaranya mengalami kehilangan nyawa, termasuk seorang bayi dengan penyakit jantung,” ujarnya di Barabai, Ibu Kota HST, pada Sabtu (3/2).

banner 336x280

Dari ketiga korban jiwa tersebut, dua merupakan orang dewasa dengan penyakit penyerta kompleks. Dr. Nanda juga mengungkapkan bahwa dari total pasien yang terdaftar, sebanyak 186 orang merupakan warga HST, sementara 26 lainnya berasal dari luar HST. RSHD Barabai saat ini menjadi pilihan rujukan se-Banua Anam.

Peningkatan kasus DBD ini mengundang keprihatinan, terutama dengan adanya korban jiwa. Masyarakat setempat kembali diingatkan untuk meningkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di sekitar lingkungan mereka. Gerakan 3M Plus, yaitu menguras dan menutup tempat-tempat penampungan air, serta mendaur ulang berbagai barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, menjadi langkah penting dalam menghadapi ancaman DBD.

Sementara petugas kesehatan terus berupaya menangani kasus-kasus yang muncul, masyarakat diharapkan dapat aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan DBD dengan melakukan tindakan PSN secara rutin. Untuk informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan DBD, dapat diperoleh melalui

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.