, ,

Kapal Wisata Carpe Diem Terbakar di Labuan Bajo, Sandiaga Ingatkan Pentingnya Izin Berlayar

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Labuan Bajo – Kapal wisata Carpe Diem, yang berlayar tanpa izin, kembali menjadi perhatian setelah terbakar di perairan Pulau Siaba, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 3 Februari 2024. Kapal tersebut membawa dua wisatawan asal Kanada dan empat anak buah kapal (ABK), dan beruntung, semua penumpang selamat dari insiden ini.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, kecelakaan ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian kejadian serupa di kawasan wisata Labuan Bajo. Sandiaga Uno mengungkapkan keprihatinannya dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta pada Senin, 5 Februari 2024, dan menyoroti fakta bahwa kapal ini tidak memiliki izin berlayar.

banner 336x280

“Izin ini penting sekali karena nanti kalau ada apa-apa, ini tentu akan berpotensi fatal. Apalagi untuk kecelakaan yang berpotensi kehilangan jiwa,” ungkapnya. Sandiaga Uno kembali mengingatkan wisatawan untuk tidak naik kapal wisata yang tidak memiliki izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo.

Kapal layar motor Carpe Diem membawa dua wisatawan asal Kanada dan empat ABK tanpa mengantongi Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari KSOP Labuan Bajo. Sandiaga Uno telah berkoordinasi dengan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) untuk menindaklanjuti insiden ini dan menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi kapal wisata yang berlayar tanpa izin.

Saat kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, Tim SAR gabungan bersiap untuk evakuasi. Kepala Pos SAR Manggarai Barat, Edy Suryono, menyatakan bahwa delapan personel dari Basarnas, TNI-Polri, dan KSOP sudah bersiap. “Para korban dalam kejadian itu selamat dan telah dievakuasi,” kata Edy Suryono.

Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli KSOP Kelas III Labuan Bajo, Maxianus Mooy, menjelaskan bahwa KLM Carpe Diem tidak memiliki surat persetujuan berlayar atau port clearance. Meski kronologi kejadian belum diketahui, Mooy memastikan tidak ada korban dalam kejadian kebakaran tersebut.

Kejadian ini mengingatkan pada kecelakaan serupa pada 5 Agustus 2023, ketika kapal wisata KM Duta Samota kandas di Perairan Pulau Kelor, Labuan Bajo. Meskipun semua penumpang selamat, Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan prihatin dan memastikan bahwa pihaknya akan menyelidiki penyebabnya.

“Yang jelas harus ada berbagai unsur yang diperhatikan sebelum berlayar, termasuk unsur CHSE terutama di unsur safety dan environment, harus diperhatikan unsur keselamatan dan bagaimana kondisi sekitarnya,” ujarnya. Sandiaga Uno berharap agar insiden serupa tidak terulang, karena dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan dan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.