, ,

Tragedi Unik di Bukit Bego Bantul: Bus Wisata Terjerumus karena Rem Blong

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Bantul – Kecelakaan tragis mengguncang kawasan wisata Bukit Bego, Bantul, saat sekelompok wisatawan menjadi korban ketika bus pariwisata yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan maut. Tiga penumpang tewas dalam kejadian tersebut yang diduga dipicu oleh rem blong.

Menurut Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, kecelakaan terjadi pada hari Kamis (8/2/2024) siang di Jalan Imogiri-Mangunan, tepatnya pada tikungan Wanagama Bawah Bukit Bego. Tiga orang yang menjadi korban tewas adalah SW (57), AK (25), dan HS (47), satu laki-laki dan dua perempuan.

banner 336x280

Jeffry menjelaskan bahwa korban SW meninggal di tempat kejadian, sementara AK dan HS meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Bus pariwisata nomor polisi E 7607 V, yang dikemudikan oleh AF (24), warga Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, membawa 53 penumpang pada saat kecelakaan terjadi.

Dari total penumpang, sepuluh di antaranya kembali menggunakan bus, sedangkan yang lainnya yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Kecelakaan terjadi ketika bus pariwisata melintas dari arah timur ke arah barat. Ketika sampai di tikungan Wanagama, bawah Bukit Bego, sopir tiba-tiba membanting stir ke kanan. Akibatnya, bus jatuh ke kiri dan terseret ke bawah, menyebabkan kecelakaan maut tersebut.

Jeffry menjelaskan bahwa persneling bus berada dalam kondisi netral saat kecelakaan terjadi. Menurut keterangan saksi, kondisi jalan di tempat kejadian memiliki kontur yang menurun. Jeffry juga mengungkapkan bahwa bus diduga mengalami rem blong, yang sebelumnya sudah tercium bau kampas rem.

Meski demikian, penyebab pasti dari kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polisi terus mengumpulkan bukti dan menganalisis situasi untuk memahami sepenuhnya apa yang menyebabkan kejadian tragis ini. Semua pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.