,

Rumah Sakit Terbesar di Gaza Diubah Menjadi Markas Militer oleh Israel, Puluhan Tenaga Medis Ditangkap

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Israel telah mengubah sebuah rumah sakit besar yang masih beroperasi di Gaza menjadi markas militer, memicu kontroversi dan kecaman luas. Serbuan pasukan Israel ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis pada Kamis lalu telah menghasilkan penangkapan puluhan petugas medis yang bertugas di sana.

Menurut laporan resmi dari Kementerian Kesehatan Gaza yang dikutip oleh Reuters, Ashraf Al-Qidra, juru bicara kementerian tersebut, menyatakan bahwa pasukan Israel menahan 70 petugas medis di kompleks kesehatan tersebut. Ashraf mengecam tindakan Israel, mengklaim bahwa rumah sakit tersebut merupakan tempat yang diperuntukkan bagi perawatan medis ekstrem dan bukan sebagai markas militer.

banner 336x280

Serbuan itu juga menyebabkan pemadaman listrik di rumah sakit, yang berujung pada kematian tujuh pasien akibat kekurangan oksigen. Meskipun demikian, tim medis kecil tetap berjuang untuk merawat pasien kritis yang tersisa di gedung rumah sakit yang dikuasai Israel tersebut.

Serbuan ini merupakan bagian dari konflik berkelanjutan antara Israel dan Palestina yang telah berlangsung sejak Oktober 2023. Perang telah menyebabkan puluhan ribu kematian di kedua belah pihak serta kehancuran besar-besaran di Gaza.

Menurut laporan PBB, 85 persen warga Gaza telah mengungsi akibat perang ini. Situasi kemanusiaan semakin memburuk dengan kurangnya akses makanan, air bersih, dan obat-obatan. Lebih dari separuh infrastruktur di wilayah tersebut dilaporkan rusak atau hancur.

Serbuan Israel ke rumah sakit ini menambah ketegangan dalam konflik yang sedang berlangsung dan memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah terpuruk di Gaza. Kritik dan kecaman pun terus mengalir dari berbagai pihak internasional terhadap tindakan Israel yang dianggap melanggar prinsip kemanusiaan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.