, ,

Bahan Bakar Hidrogen: Alternatif Hemat Biaya dengan Emisi Rendah

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Inovasi terbaru dalam dunia energi telah dirayakan hari ini dengan resminya Hydrogen Refueling Station (HRS) oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Stasiun pengisian hidrogen pertama ini menandai langkah besar dalam transisi energi hijau di Indonesia.

Menurut Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, bahan bakar hidrogen menawarkan alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan dengan bahan bakar minyak (BBM). Dalam peresmian SPBU Hidrogen PLN Indonesia Power di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Darmawan menjelaskan bahwa biaya penggunaan hidrogen hanya sekitar Rp 276 per kilometer. Ini jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan biaya menggunakan BBM, yang menurut kajian PLN mencapai Rp 1.300 per kilometer.

banner 336x280

“Dengan menggunakan stasiun pengisian hidrogen yang tersedia di sini, biayanya hanya sekitar Rp 276 per kilometer,” ungkap Darmawan.

Darmawan juga menyoroti bahwa harga bahan bakar hidrogen lebih murah daripada BBM, dengan perhitungan sekitar Rp 270 sampai Rp 300 per kilometer. Selain itu, penggunaan hidrogen juga membawa manfaat lingkungan yang signifikan karena tidak menghasilkan emisi CO2.

“Jadi untuk setiap kilometer perjalanan, pengurangan emisi CO2 mencapai 240 gram. Ini merupakan langkah besar dalam mengurangi dampak gas rumah kaca,” jelasnya.

Sementara itu, Darmawan menjelaskan bahwa sebagian besar BBM diimpor dari luar negeri, sementara bahan bakar hidrogen diproduksi dari sisa uap air yang digunakan untuk mendinginkan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). PLN saat ini memiliki kapasitas untuk memproduksi 128 ton hidrogen per tahun, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 438 mobil bertenaga hidrogen.

“Dengan demikian, energi impor beralih menjadi energi domestik, dan energi yang semula mahal kini menjadi lebih terjangkau. Ini adalah langkah menuju transportasi yang berkelanjutan dan hemat emisi,” tambahnya.

Peresmian HRS ini dianggap sebagai langkah awal yang signifikan dalam merangkul energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Harapannya, dengan adanya proyek ini, transisi energi dan transportasi menuju renewable energy akan semakin dipercepat, membawa manfaat ekonomi dan lingkungan yang besar bagi Indonesia.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.