,

Taliban Gelar Eksekusi di Stadion Sepak Bola: Ribuan Orang Menyaksikan Penegakan Hukuman

oleh -2 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Dua terpidana pembunuhan dihukum mati di hadapan ribuan penonton di sebuah stadion sepak bola di kota Ghazni, Afghanistan. Tindakan keras ini merupakan bagian dari penegakan hukum oleh pemerintahan Taliban yang baru.

Pada Kamis (22/2/2024), kedua terpidana yang tidak disebutkan namanya dieksekusi dengan cara ditembak di stadion tersebut. Surat perintah eksekusi mati yang ditandatangani oleh pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada, dibacakan oleh pejabat Mahkamah Agung Atiwullah Darwish sebelum pelaksanaan hukuman.

banner 336x280

“Kedua orang ini dihukum atas kejahatan pembunuhan… setelah dua tahun diadili di pengadilan negara ini, perintah telah ditandatangani,” ucap Darwish saat membacakan surat perintah eksekusi mati tersebut.

Kedua pria tersebut dieksekusi di hadapan kerumunan yang terdiri dari ribuan orang, mayoritas adalah laki-laki, yang berkumpul di stadion untuk menyaksikan langsung hukuman yang dijatuhkan.

Tindakan pemerintahan Taliban yang baru berkuasa sejak tahun 2021 ini belum diakui secara resmi oleh pemerintahan manapun di dunia. Mereka telah menerapkan interpretasi Islam yang keras, termasuk penerapan hukum syariat Islam sepenuhnya, seperti hukuman qisas.

Eksekusi mati di kota Ghazni ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Taliban. Sebelumnya, pada Juni 2023, seorang terpidana pembunuhan dieksekusi di halaman sebuah masjid di Provinsi Laghman di depan sekitar 2.000 penonton.

Selain hukuman mati, Taliban juga menerapkan hukuman cambuk di depan umum untuk tindak kejahatan lainnya, seperti pencurian, perzinahan, dan konsumsi minuman beralkohol.

Tindakan keras pemerintahan Taliban ini menuai beragam reaksi dari masyarakat internasional, sementara mereka terus menjalankan kebijakan penegakan hukum yang tegas sesuai dengan prinsip-prinsip mereka.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.