,

Kelompok Pemberontak Houthi Minta Bantuan Kemanusiaan untuk Selamatkan Kapal Inggris di Gaza

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Keputusan unik telah diambil oleh kelompok pemberontak Houthi terkait kapal kargo Inggris yang terancam tenggelam di Teluk Aden. Mereka menyatakan bahwa mereka akan mengizinkan penyelamatan kapal tersebut, dengan syarat bantuan kemanusiaan harus masuk ke Jalur Gaza yang sedang dilanda konflik antara Israel dan Hamas.

Dalam pernyataan yang dilaporkan oleh Anadolu News Agency pada Senin (26/2/2024), anggota Dewan Politik Tertinggi Houthi, Muhammad Ali Al-Houthi, menyampaikan tawaran tersebut melalui media sosial.

banner 336x280

“Kami bersedia menarik kapal Inggris yang terancam tenggelam dengan imbalan membawa truk bantuan ke Gaza,” ujar Al-Houthi.

Dia juga menambahkan bahwa tawaran ini patut dipertimbangkan.

Pernyataan ini datang sehari setelah pemerintah Yaman meminta bantuan dari negara-negara, organisasi, dan lembaga internasional yang peduli terhadap pelestarian lingkungan laut untuk menangani situasi krisis yang dihadapi oleh kapal kargo Inggris, Rubymar, yang menjadi target serangan Houthi pada 18 Februari lalu.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Inggris maupun Israel terkait tawaran yang diajukan oleh Houthi.

Kapal Rubymar ini sedang membawa muatan amonia dan minyak dalam jumlah besar, menurut laporan dari Saba Agency.

Pada Sabtu (24/2), pemerintah Yaman menyatakan bahwa kapal kargo tersebut sedang berlayar menuju Kepulauan Hanish di Laut Merah, yang mengakibatkan ancaman “bencana lingkungan besar”.

Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengklaim bahwa serangan yang dilakukan oleh Houthi telah menyebabkan kerusakan signifikan pada kapal tersebut, yang mengakibatkan tumpahan minyak sepanjang 18 mil.

Kelompok Houthi secara terus-menerus telah menargetkan kapal-kapal kargo di Laut Merah dan Teluk Aden, khususnya yang dimiliki atau dioperasikan oleh perusahaan-perusahaan Israel atau yang mengangkut barang dari dan ke Israel.

Mereka menyebut serangan-serangan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, yang terus mengalami serangan dari Israel sejak Oktober tahun sebelumnya.

Dengan meningkatnya ketegangan akibat serangan balasan oleh AS dan Inggris terhadap target-target Houthi di Yaman, kelompok tersebut telah mengumumkan bahwa mereka akan menganggap semua kapal AS dan Inggris sebagai target militer yang sah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.