,

PDIP Tahan Angket Kecurangan Pemilu 2024, Suara Fraksi Masih Menunggu Masa Reses

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Wacana hak angket di DPR untuk menyelidiki kecurangan Pemilu 2024 mencuat setelah dicetuskan oleh capres nomor urut 3 sekaligus kader PDIP Ganjar Pranowo. Namun, hampir sepekan setelahnya, PDIP masih menahan diri untuk mengambil langkah politik lanjutan yang terbuka.

Meskipun ide Ganjar disambut positif oleh tiga partai pengusung Anies Baswedan, yakni NasDem, PKB, dan PKS, PDIP belum mengambil sikap yang jelas. Dukungan terhadap wacana angket baru disuarakan oleh segelintir tokoh, termasuk Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dan politikus PDIP Adian Napitupulu.

banner 336x280

Elite PDIP seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua Fraksi PDIP di DPR Utut Adianto masih belum memberikan komentar resmi mengenai rencana hak angket ini.

Menurut Agung Baskoro, Direktur Eksekutif Trias Politika, ada beberapa alasan yang mungkin membuat PDIP belum bersuara dengan tegas. Pertama, PDIP masih menunggu hasil real count Pileg 2024 dan arahan dari Megawati mengenai hak angket. Kedua, PDIP masih melakukan kalkulasi dan menimbang momentum politik, termasuk pertemuan dengan elite pendukung AMIN.

Ketidakpastian posisi PDIP sebagai oposisi atau bagian dari koalisi juga menjadi pertimbangan. Meskipun belakangan cenderung beroposisi, PDIP belum menarik diri dari kabinet Presiden Jokowi.

Meskipun begitu, Angket pemilu juga akan terlihat aneh jika benar digulirkan PDIP, karena Presiden Jokowi masih berstatus kader PDIP. Agung menekankan bahwa hak angket DPR hanya dapat ditujukan bagi Pemerintah selaku pelaksana kekuasaan eksekutif, sehingga hal ini akan sama artinya dengan menyerang kader sendiri.

Peneliti lembaga Charta Politika Ardha Ranadireksa melihat bahwa penarikan menteri-menteri PDIP dari kabinet atau pemecatan Jokowi sebagai kader PDIP tidak akan berdampak signifikan karena posisi politik Jokowi masih kuat. Namun, dia menambahkan bahwa PDIP masih menunggu konstelasi politik pasca pemilu 2024 untuk mengambil sikap ke depannya.

Sementara itu, anggota Fraksi PDIP Hendrawan Supratikno membantah bahwa PDIP masih ragu-ragu mengenai rencana hak angket kecurangan pemilu di DPR. Menurutnya, PDIP konsisten, dan saat ini, DPR masih dalam jadwal reses.

PDIP berencana menggelar rapat fraksi setelah reses untuk menentukan arahan resmi mengenai rencana hak angket. Dengan begitu, suara fraksi PDIP masih menunggu masa reses untuk berkumpul dan merumuskan keputusan bersama.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.