Investor Asing Berburu Saham Unggulan di Pasar Modal Indonesia

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Pasar modal Indonesia menyaksikan kehadiran investor asing yang tengah memburu sejumlah saham unggulan, termasuk sektor batu bara, ritel, dan telekomunikasi. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada Senin (4/3/2024), minat investor asing terhadap sejumlah saham terpilih tetap tinggi.

IHSG turun 0,48% atau 35,158 poin pada perdagangan Senin, menurut data dari Bursa Efek Indonesia. Namun, investor asing terus memperhatikan potensi beberapa saham yang menarik, seperti saham batu bara ADRO dan PTBA, saham telekomunikasi TLKM, ISAT, EXCL, serta saham ritel MAPI, MAPA, dan ERAA.

banner 336x280

Menurut laporan perdagangan, investor asing kemarin cenderung melakukan penjualan saham dengan nilai net sebesar Rp371,11 miliar. Namun, sepanjang tahun 2024, total pembelian investor asing mengalami penurunan menjadi Rp17,67 triliun.

Sejumlah saham besar, termasuk BBCA, BBRI, BMRI, ASII, dan AKRA, menjadi sasaran penjualan bagi investor asing dengan nilai jual bersih yang signifikan.

Namun, beberapa saham tetap menjadi objek pembelian yang menarik bagi investor asing. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) berhasil menarik perhatian dengan nilai pembelian bersih sebesar Rp83,0 miliar. Saham perusahaan batu bara ini naik 2,01% pada perdagangan tersebut.

2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi saham kedua yang diminati, dengan nilai pembelian bersih Rp76,5 miliar. Saham perusahaan penyedia layanan teknologi informasi dan komunikasi ini berhasil naik 0,51%.

3. PT Indosat Tbk. (ISAT) juga menarik dengan pembelian bersih sebesar Rp37,3 miliar. Saham Indosat naik 0,87%, didukung oleh kerja sama dengan NVIDIA.

4. PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) menarik minat dengan pembelian bersih Rp21,5 miliar. Saham perusahaan energi ini naik 1,83%.

5. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) mempertahankan ketertarikan investor asing dengan nilai pembelian bersih Rp13,6 miliar meskipun mengalami pelemahan harga.

6. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menjadi fokus pembelian dengan nilai bersih Rp12,0 miliar, dengan saham BUMN ini naik 4,26%.

7. PT XL Axiata Tbk. (EXCL) mengalami pembelian bersih sebesar Rp9,2 miliar meskipun mengalami penurunan harga.

8. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) menarik minat dengan pembelian bersih Rp8,5 miliar, dengan saham ritel ini naik 2,25%.

9. PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) mengalami pembelian bersih Rp6,7 miliar dengan kenaikan harga saham 3,95%.

10. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) menjadi saham kesepuluh yang diminati dengan pembelian bersih Rp6,2 miliar dan kenaikan harga saham sebesar 1,02%.

Meskipun IHSG mengalami penurunan, minat investor asing terhadap saham-saham unggulan di pasar modal Indonesia menunjukkan potensi yang terus berkembang dalam investasi di Indonesia. (Sumber: Fasya Kalak Muhammad)

Dengan demikian, investor asing masih mempertahankan minat mereka dalam mengembangkan portofolio investasi mereka di Indonesia, terutama di sektor-sektor yang menjanjikan pertumbuhan potensial di masa mendatang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.