,

Stasiun Tawang Terendam Banjir: PT KAI Daop 4 Kerahkan 7 Unit Pompa Air

oleh -3 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Adegan tak lazim terjadi di Stasiun Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, ketika banjir membanjiri kawasan tersebut. Tinggi air yang merendam stasiun mencapai antara 30 hingga 70 cm, mengganggu aktivitas perjalanan kereta dan penumpang.

Dalam menghadapi situasi darurat ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 tidak tinggal diam. Mereka segera mengerahkan kekuatan dengan mengoperasikan 7 unit pompa air untuk mengurangi genangan banjir di sekitar stasiun. Meskipun demikian, perjalanan kereta di Stasiun Tawang masih terhenti total.

banner 336x280

“Kami fokus pada upaya untuk mengevakuasi air dari area stasiun agar aktivitas perkeretaapian dapat kembali normal secepatnya,” ujar salah satu petugas PT KAI Daop 4.

Dampak dari banjir ini tidak hanya dirasakan di Stasiun Tawang saja. Para penumpang yang hendak bepergian dari dan menuju Jakarta mengalami keterlambatan hingga mencapai 5 jam. Hal ini disebabkan oleh pembatasan kecepatan kereta api serta perubahan pola operasi demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Sebagai tanggapan atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para penumpang, PT KAI memberikan kompensasi berupa pengembalian tiket penuh. Namun, biaya pemesanan tiket tidak termasuk dalam kompensasi tersebut.

Sementara itu, pelayanan naik turun penumpang dari Stasiun Semarang Tawang dialihkan ke Stasiun Semarang Poncol hingga situasi di Stasiun Tawang pulih kembali. Langkah ini diambil untuk meminimalisir gangguan bagi para pelanggan PT KAI.

Banjir di Stasiun Tawang Semarang menjadi bukti bahwa kejadian tak terduga dapat terjadi di mana saja, bahkan di tempat yang jarang terdampak banjir. Meskipun demikian, respons cepat dari PT KAI Daop 4 menunjukkan dedikasi mereka dalam mengatasi situasi darurat demi kelancaran operasional perkeretaapian.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.