,

Delapan Orang Dibekuk Polisi, Satu Didakwa dalam Laga Epik MU vs Liverpool: Kisah Unik di Balik Piala FA

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Pada laga penuh ketegangan antara Manchester United dan Liverpool, tidak hanya gol-gol yang mencuri perhatian. Sebanyak delapan orang telah ditangkap oleh kepolisian, sementara satu orang didakwa karena terlibat dalam pelanggaran beragam.

Menurut laporan dari Manchester Evening News, sembilan orang tersebut adalah pendukung dari kedua tim yang bertanding. Mereka ditangkap atas berbagai pelanggaran yang terjadi selama pertandingan perempat final Piala FA antara Manchester United dan Liverpool di Old Trafford, pada Minggu malam waktu Indonesia (17/3).

banner 336x280

Kepolisian Greater Manchester berhasil menangkap tiga pendukung Liverpool dengan usia masing-masing 36 tahun, 26 tahun, dan 21 tahun, atas dugaan kepemilikan obat-obatan terlarang. Sementara itu, dua pendukung Manchester United yang berusia 21 tahun dan 59 tahun ditangkap karena dituduh melakukan pelecehan, menimbulkan keresahan, dan melakukan intimidasi melalui nyanyian.

Selain itu, seorang pendukung Liverpool berusia 46 tahun juga ditangkap karena membawa kembang api. Di sisi lain, dua pendukung Manchester United yang berusia 19 tahun dan 37 tahun, ditahan karena dugaan perilaku rasial serta upaya untuk menyusup ke lapangan.

Namun, satu sosok yang menarik perhatian adalah George Fenning dari Edinburg, yang didakwa karena memiliki obat terlarang, kembang api, dan petasan. Meskipun demikian, ia diberikan jaminan untuk menghadapi tuntutan tersebut.

Sebelumnya, beberapa suporter juga telah ditangkap karena mengeluarkan chant ofensif yang terkait dengan Tragedi Hillsborough.

Pertandingan sendiri berlangsung sengit, bahkan melewati waktu tambahan hingga 120 menit. Namun, Manchester United berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-3. Kemenangan ini membawa Setan Merah melaju ke babak semifinal Piala FA, di mana mereka akan bertemu dengan Coventry City.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.