Huawei Geser Apple, Pasar Ponsel Pintar Tiongkok Bergairah

oleh -0 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Persaingan sengit di pasar ponsel pintar Tiongkok mencatat kilas balik mengejutkan saat Huawei berhasil menggeser dominasi Apple. Pengiriman iPhone turun drastis 19 persen pada kuartal pertama tahun ini, menandai performa terburuk sejak 2020.

Apple mendapati dirinya kalah bersaing dengan Huawei yang baru saja meluncurkan produk baru di segmen premium. Data dari firma riset Counterpoint yang dilansir oleh Reuters menunjukkan pangsa pasar Apple turun menjadi 15,7 persen, hampir menyamai Huawei yang penjualannya melonjak mencapai 70 persen.

banner 336x280

Prestasi Huawei tak berhenti di situ. Merek tersebut berhasil merebut posisi teratas dari Apple, menempatkan Vivo di puncak pangsa pasar ponsel pintar Tiongkok. Huawei, bahkan dengan merek anak perusahaannya, Honor, berada di puncak tangga kedua.

Analisis dari Counterpoint, Ivan Lam, menyatakan bahwa kembalinya Huawei telah langsung mempengaruhi pasar segmen premium yang sebelumnya dikuasai oleh Apple. Namun, ia juga menegaskan bahwa permintaan pengganti untuk iPhone sedikit melemah, meskipun masih terlihat peningkatan yang stabil dalam penjualan mingguan.

Melihat prospek kedepannya, Lam meramalkan kemungkinan adanya peningkatan untuk Apple pada kuartal kedua, terutama dengan rencana peluncuran pilihan warna baru dan inisiatif penjualan yang lebih agresif.

Tiongkok, sebagai pasar terbesar ketiga bagi Apple, memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan tersebut. Namun, data menunjukkan bahwa penurunan pangsa pasar Apple tidak hanya terjadi di Tiongkok, melainkan juga secara global, dengan persaingan ketat dari pembuat ponsel Android, terutama Samsung Electronics, yang merebut posisi teratas dari Apple pada kuartal pertama.

Meskipun demikian, Apple tidak berdiam diri. Mereka meluncurkan kampanye agresif di Tiongkok dengan memberikan diskon besar-besaran, termasuk subsidi hingga 1.300 yuan atau sekitar 180 dolar untuk model iPhone tertentu.

Di sisi lain, Huawei terus menunjukkan keunggulannya dengan merilis seri Pura 70, disusul dengan seri Mate 60 yang dipandang sebagai kembalinya perusahaan Tiongkok di pasar kelas atas. Keberhasilan Huawei dalam mengatasi hambatan sanksi AS terhadap perusahaan tersebut menjadi sorotan tersendiri.

TechInsights, sebuah perusahaan riset asal Kanada, memperkirakan bahwa Huawei akan menjadi penjual nomor satu di Tiongkok dengan pangsa pasar mencapai 19 persen, naik dari 12 persen pada tahun sebelumnya. Prediksi ini didukung oleh keseluruhan estimasi pengiriman ponsel di Tiongkok yang diperkirakan mencapai 50 juta unit, termasuk 10 juta unit untuk seri Pura 70.

Meskipun begitu, pertumbuhan pasar ponsel pintar Tiongkok sendiri menunjukkan sinyal positif, dengan pertumbuhan sebesar 1,5 persen pada kuartal pertama, menandai pertumbuhan positif kedua berturut-turut menurut Counterpoint.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.