,

“SLB Dapat Hibah Keyboard Braille dari Korea Selatan, Tertahan di Bea Cukai Gara-gara Miskomunikasi”

oleh -1 Dilihat
oleh
banner 468x60

Keludnews.com – Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Askolani, mengklaim bahwa masalah hibah alat belajar untuk sekolah luar biasa (SLB) yang tertahan dan diminta membayar bea masuk ratusan juta rupiah disebabkan oleh miskomunikasi. Alat belajar tersebut, berupa 20 keyboard braille, seharusnya diterima oleh SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta dari perusahaan OHFA Tech Korea Selatan sejak Desember 2022.

Namun, karena kurangnya koordinasi antara pihak SLB, Dinas Pendidikan, dan perusahaan jasa titipan (PJT) DHL Express Indonesia, Bea Cukai tidak mengetahui bahwa alat belajar tersebut merupakan hibah. Askolani menyatakan hal ini dalam konferensi pers di Kantor DHL Express Indonesia, Tangerang, Senin (29/4/2024). Menurutnya, awalnya keyboard braille tersebut masuk sebagai barang kiriman, bukan hibah, sehingga dikenakan tarif bea sesuai ketentuan pemerintah.

banner 336x280

Tarif yang tinggi membuat proses pengurusan keyboard braille tidak dilanjutkan pada tahun 2022. Namun, pada tahun 2023, setelah persoalan ini mencuat di media sosial dan menjadi sorotan publik, Bea Cukai menindaklanjuti hingga akhirnya diketahui bahwa barang tersebut merupakan hibah. Setelah kesalahpahaman itu terangkat, pemerintah memfasilitasi agar keyboard braille tersebut tidak dikenakan biaya bea masuk, sesuai dengan regulasi yang ada.

20 keyboard braille akhirnya diserahkan oleh Bea Cukai kepada Plt Kepala SLB-A Pembina Tingkat Nasional Jakarta, Dedeh Kurniasih. Dedeh menyatakan kebahagiaannya karena barang tersebut akhirnya bisa diterima, memungkinkan penggunaannya untuk anak-anak tunanetra. Dia juga memohon maaf atas ketidaktahuannya terkait prosedur pengiriman barang hibah, yang membuat keluhannya terhadap Bea Cukai menjadi sorotan publik.

“Kami berterima kasih kepada Bea Cukai atas pemahaman dan fasilitas yang diberikan sehingga barang hibah ini dapat diterima dengan lancar,” ujar Dedeh.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.